skip to main |
skip to sidebar
Gejala-gejala psikopat
- Sering mimisan di saat sedang lelah,
- Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
- Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat
mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat
tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
- Senang melakukan pelanggaran ketika sedang bermain spak bola atau olahraga lainnya.
- Sikap acuh tak acuh terhadap masyarakat.
- Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
- Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
- Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada
waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan
dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan
tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal
kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah
menyerang orang hanya karena hal sepele.
- Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
- Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi
dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga
tidak memiliki respon fisiologis
yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan
berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi
psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut
dengan istilah "dingin".
- Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.
- Sering pusing dan mual mual setiap 1 jam sekali akibat kebanyakan mengkonsumsi daging mentah.
- Mata sering berkunang kunang ketika selesai mengeksekusi korbannya. (kurang darah kali ya psikopatnya)
- Orang yang mengidap Typonisme juga bisa dikategorikan sebagai Psikopat.
0 komentar:
Posting Komentar